Ketinggalan Dompet (Uang), terus naik Angkot???
Februari 26, 2008
Eh para pembaca pernah tidak? ketinggalan dompet atau lupa bawa uang terus naik angkot, gimana rasanya untuk bilang ke sopir angkot itu bahwa para pembaca tidak punya uang untuk membayar ongkosnya?.
Hal ini menimpa diriku di pagi hari kemarin.Ketika dari asrama berangkat dengan perasaan siap untuk menyongsong hari ini dengan lebih baik.Tidak ada perasaan jika dompet ketinggalan di lemari? Karena angkot telah mencapai tujuan perjalananku.Saya periksa kantung celana belakang, eh…tenyata tidak ada dompet yang biasa berada di dalamnya.Kemudian, Saya rogoh saku celana kiri dan kanan, eh… ternyata tidak ada pula.Dengan perasaan Khawatir, Saya periksa Tas yang aku bawa masih tetap tidak ada dompet berwarna hijau.
Perasaanku langsung bingung. Apa yang harus aku katakana kepada sopir di sampingku ini.Dompetku yang berisikan uang ketinggalan di lemari, setelah kuingat bahwa malam hari aku meletakannya disana yang biasanya langsung dimasukan ke celana yang biasa kupakai untuk kuliah. Angkot terus melaju sementara tujuanku terlewati masa aku harus diam terus samapai Kebon kelapa dan balik lagi ke Dago dengan angkot tersebut sementara uang aku tida punya sepersen pun dalam genggamanku ini.
Oleh karena itu aku putuskan untuk bicara dengan sopir disampingku.”A, saya tuh harus turun disini, tapi saya lupa bawa dompet, uang saya ketinggalan.Jadi gimana A, Klo mau ini ada handphone bawa aja klo Aa ga percaya, sebagai jaminan”kata ku sembari menyodorkan handphone kehadapannya.”ya. udah “balas sopir di samping ku itu.”Ya, udah gimana A”balasku dengan cepat sambil khawatir dia akan marah.”Ya, udah turun aja,ga apa apa” sambil tersirat di raut wajahnya rasa iba kepadaku.Dengan gugup aku jawab”Makasih A, aduh lupa bawa handphone,eh…bawa dompet” dengan terburu-buru karena malu dengan penumpang lain aku buka pintu depan angkot tersebut langsung memotong jalan Dipati Ukur Bandung menuju kampusku.
Cerita pada pagi hari yang buruk.
Entry Filed under: Story. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed