<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Semua hal yang ingin kutulis</title>
	<atom:link href="http://alni87.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alni87.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Mar 2008 09:52:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alni87.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Semua hal yang ingin kutulis</title>
		<link>http://alni87.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alni87.wordpress.com/osd.xml" title="Semua hal yang ingin kutulis" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alni87.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dapatkah kesantunan dalam berbicara itu diukur?</title>
		<link>http://alni87.wordpress.com/2008/03/15/dapatkah-kesantunan-dalam-berbicara-itu-diukur/</link>
		<comments>http://alni87.wordpress.com/2008/03/15/dapatkah-kesantunan-dalam-berbicara-itu-diukur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 09:48:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lani Ruhendi</dc:creator>
				<category><![CDATA[resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alni87.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Temen-temen tahu ga jika kesantunan kita tuh bisa kita ukur? Menurut buku Pragmatik kesantunan imperatif Bahasa Indonesia. Dibuku tersebut terdapat prinsip-prinsip dan skala kesantunan, tapi kesantunan itu dipandang menurut Ilmu Pragmatik cabang ilmu bahasa yang termuda. Ilmu pragmatic yang memepelajari tentang makna dari suatu tuturan. Dalam bahasa Indonesia terdapat kalimat yaitu rentetan kata-kata yang mempunyai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alni87.wordpress.com&amp;blog=2981518&amp;post=8&amp;subd=alni87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><br />
</b></p>
<p class="MsoNormal">Temen-temen tahu ga jika kesantunan kita tuh bisa kita ukur? Menurut buku Pragmatik kesantunan imperatif Bahasa Indonesia. Dibuku tersebut terdapat prinsip-prinsip dan skala kesantunan, tapi kesantunan itu dipandang menurut Ilmu Pragmatik cabang ilmu bahasa yang termuda. Ilmu pragmatic yang memepelajari tentang makna dari suatu tuturan.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam bahasa Indonesia terdapat kalimat yaitu rentetan kata-kata yang mempunyai arti dan maksud tertentu. Kalimat tersebut diilihat dari bentuknya terbagi dua yaitu kalimat tunggal dan majemuk. Jika ditinjau dari nilainya kalimat terbagi menjadi lima yaitu kalimat deklaratif, interogratif, imperatif, ekslamatif, empatik. Dalam buku tersebut lebih membahas tentang kalimat imperative yang mengandung makna memaksa dan meminta mitra tutur (pendengar) untuk mengikuti<span>  </span>sesuai penutur (pembicara). Kalimat imperative pun bermacam-macam ada yang mempunyai maksud perintah, suruhan, permintaan, permohonan, permintaan ijin, desakan, bujukan, imbauan, persilaan, ajakan, mengijinkan, larangan, harapan, umpatan, ucapan selamat, anjuran, “ngelulu”.</p>
<p class="MsoNormal">Selain dari prinsip kesantunan Leech, skala kesantunan diantaranya skala kesantunan leech, skala kesantunan Brown dan Levinson, dan skala kesantunan Robin Lakoff. Dalam buku tersebut juga memberikan penjelasan tentang ukuran kesantunan linguistic dan kesantuan nonlinguistic. Kesantunan linguistic dapat diukur diantaranya melalui panjang-pendeknya tutur, urutan tutur, intonasi dan isyarat-isyarat kinesik, dan ungkapan-ungkapan kesantunan.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam buku tersebut dijelaskan semakin panjang tutur kita atau terdapat basa-basi dalam tutur kita, maka kita lebih santun dibandingkan langsung pada maksud kita bertutur.contohnya: (1)“Minta uang, Pak!”(seorang anak yang minta uang untuk membeli buku pada orang tuanya. Tuturan terkesan tidak santun dibandingkan dengan anak tersebut bertutur (2) “Doni, harus membeli buku pelajaran, minta uang, Pak!”. Tuturan yang kedua pun lebih sopan dikarenakan ada alasan kenapa dia minta uang dan urutan kata-kata yang membuat kesan tidak langsung pada maksud daripada<span>  </span>tuturan (3) “ Minta uang, Pak! Doni, harus membeli buku pelajaran.”<span>  </span>Tuturan (2) akan lebih santun jika dengan intonasi yang rendah bukan dengan intonasi yang tinggi, dan disertai dengan gerakan kinesik seperti merendah bukannya dengan” petantang-petenteng” . Selain itu pun, akan lebih santun jika ditambahkan ungkapan kesantunan seperti<span>  </span><i>tolong, harap, mari , partikel -lah</i> dll. (4) “Doni, harus membeli buku pelajaran, minta uang-lah pak.</p>
<p class="MsoNormal">Itu semua<span>  </span>yang dapat saya kemukakan dari buku tersebut, alangkah lebih baiknya jika anda sendiri membacanya langsung.</p>
<p class="MsoNormal">Judul<span>                     </span>             : <b>Pragmatik</b> Kesantunan imperatif Bahasa Indonesia</p>
<p class="MsoNormal">Pengarang<span>          </span>    : R. Kunjana Rahardi</p>
<p class="MsoNormal">Penerbit<span>              </span>        : Erlangga</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alni87.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alni87.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alni87.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alni87.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alni87.wordpress.com&amp;blog=2981518&amp;post=8&amp;subd=alni87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alni87.wordpress.com/2008/03/15/dapatkah-kesantunan-dalam-berbicara-itu-diukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4453a32acfca276ebefc4eebf22b358?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Lani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Contra Flow di jalur busway</title>
		<link>http://alni87.wordpress.com/2008/02/26/contra-flow-di-jalur-busway/</link>
		<comments>http://alni87.wordpress.com/2008/02/26/contra-flow-di-jalur-busway/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 02:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lani Ruhendi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alni87.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran BusWay yang merupakan salah satu aternatif untuk memecahakan problematika macet yang terjadi di ruas jalan Jakarta, ternyarta tidak dapat berlangsung lama setelah ruas jalan yang diperuntukan khusus sebagai jalan busway digunakan juga oleh kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil.Tentulah hal ini memberikan tidak efisiennya waktu tempuh busway.sebagai contoh dikoridor 6 (saya lupa jalur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alni87.wordpress.com&amp;blog=2981518&amp;post=3&amp;subd=alni87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Kehadiran BusWay yang merupakan salah satu aternatif untuk memecahakan problematika macet yang terjadi di ruas jalan Jakarta, ternyarta tidak dapat berlangsung lama setelah ruas jalan yang diperuntukan khusus sebagai jalan busway digunakan juga oleh kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil.Tentulah hal ini memberikan tidak efisiennya waktu tempuh busway.sebagai contoh dikoridor 6 <b>(saya lupa jalur yang dilaluinya</b> ^^).Waktu tempuh seharusnya 40 menit kini mencapai 1,5 s/d 2 jam di karenakan jalur tersebut di penuhi oleh kendaraan pribadi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Hal ini menimbulkan kebijakan dari tim pengurus busway untuk menggunakan system <i>contra flow</i> yaitu busway melaju dengan melawan arus kendaraan lain dengan maksud agar tujuan kendaraan selain bus trans jakarta tidak masuk ke jalur busway.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kebijakan itu pun masih blom bisa diterapkan karena miskoordinasi dengan pemerintah Jakarta tentang perijinan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Seandainya Kebijakan ini digunakan tentu banyak dampak yan akan terjadi, bukan hanya bagi penumpang bus trans Jakarta tetapi pengguna jalan di sekitarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span>Bagaimana menurut pendapat anda? </span></b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alni87.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alni87.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alni87.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alni87.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alni87.wordpress.com&amp;blog=2981518&amp;post=3&amp;subd=alni87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alni87.wordpress.com/2008/02/26/contra-flow-di-jalur-busway/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4453a32acfca276ebefc4eebf22b358?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Lani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketinggalan Dompet (Uang), terus naik Angkot???</title>
		<link>http://alni87.wordpress.com/2008/02/26/ketinggalan-dompet-uang-terus-naik-angkot/</link>
		<comments>http://alni87.wordpress.com/2008/02/26/ketinggalan-dompet-uang-terus-naik-angkot/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 02:31:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lani Ruhendi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alni87.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Eh para pembaca pernah tidak? ketinggalan dompet atau lupa bawa uang terus naik angkot, gimana rasanya untuk bilang ke sopir angkot itu bahwa para pembaca tidak punya uang untuk membayar ongkosnya?. Hal ini menimpa diriku di pagi hari kemarin.Ketika dari asrama berangkat dengan perasaan siap untuk menyongsong hari ini dengan lebih baik.Tidak ada perasaan jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alni87.wordpress.com&amp;blog=2981518&amp;post=4&amp;subd=alni87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Eh para pembaca pernah tidak? ketinggalan dompet atau lupa bawa uang terus naik angkot, gimana rasanya untuk bilang ke sopir angkot itu bahwa para pembaca tidak punya uang untuk membayar ongkosnya?.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Hal ini menimpa diriku di pagi hari kemarin.Ketika dari asrama berangkat dengan perasaan siap untuk menyongsong hari ini dengan lebih baik.Tidak ada perasaan jika dompet ketinggalan di lemari? Karena angkot telah mencapai tujuan perjalananku.Saya periksa kantung celana belakang, eh…tenyata tidak ada dompet yang biasa berada di dalamnya.Kemudian, Saya rogoh saku celana kiri dan kanan, eh… ternyata tidak ada pula.Dengan perasaan Khawatir, Saya periksa Tas yang aku bawa masih tetap tidak ada dompet berwarna hijau.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Perasaanku langsung bingung. Apa yang harus aku katakana kepada sopir di sampingku ini.Dompetku yang berisikan uang ketinggalan di lemari, setelah kuingat bahwa malam hari aku meletakannya disana yang biasanya langsung dimasukan ke celana yang biasa kupakai untuk kuliah. Angkot terus melaju sementara tujuanku terlewati masa aku harus diam terus samapai Kebon kelapa dan balik lagi ke Dago dengan angkot tersebut sementara uang aku tida punya sepersen pun dalam genggamanku ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Oleh karena itu aku putuskan untuk bicara dengan sopir disampingku.”<i>A, saya tuh harus turun disini, tapi saya lupa bawa dompet, uang saya ketinggalan.Jadi gimana A, Klo mau ini ada handphone bawa aja klo Aa ga percaya, sebagai jaminan</i>”kata ku sembari menyodorkan handphone kehadapannya.”ya<i>. udah </i>“balas sopir di samping ku itu.”<i>Ya, udah gimana </i></span><i><span><span> </span>A</span></i><span>”balasku dengan cepat sambil khawatir dia akan marah.”<i>Ya, udah turun aja,ga</i></span><i><span> </span><span>apa apa</span></i><span>” sambil tersirat di raut wajahnya rasa iba kepadaku.Dengan gugup aku jawab”<i>Makasih A, aduh lupa bawa handphone,eh…bawa dompet</i>” dengan terburu-buru karena malu dengan penumpang lain aku buka pintu depan angkot tersebut langsung memotong jalan Dipati Ukur Bandung menuju kampusku.</span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Cerita pada </span><span>p</span><span>agi hari yang buruk.<b></b></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alni87.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alni87.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alni87.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alni87.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alni87.wordpress.com&amp;blog=2981518&amp;post=4&amp;subd=alni87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alni87.wordpress.com/2008/02/26/ketinggalan-dompet-uang-terus-naik-angkot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4453a32acfca276ebefc4eebf22b358?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Lani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
